hai, gadis manis yang masih menutup mata.
tak tahu kah?
bahwa pagi ini tak seindah pagi lalu
ketika kau bermandikan air wudhlu
hai, gadis manis beralis manis.
pergilah dari gelap
tuju lah terang. aku menunggumu.
di titik didih matahari yang hanya satu
jangan menipuku, gadis manis
teropongku berpusat padamu,
aku perhatikan dari lubuk awan
kau selalu bingung dan termenung
terbanglah,
rasakan angin surga yang berhembus
rasakan tulangmu lunglai diarak udara khayangan
gadis manis, basuh indah wajahmu dengan air pagi ini.
setetes dan setetes hingga kau tersadar
-Seulimeum, aceh besar 17 Oktober 2012
Rabu, 17 Oktober 2012
Selasa, 11 September 2012
Tertular Malu
menghitung untukku
sendiri, yang telah bergantung
pada waktu,
ya.
waktu
aku tertular malu
karena kau tiru
kebiadabanku mengukur waktu
yang tak pernah tepat
meski sekali
ya.
sekali
lama kugaris tepiannya
biar jelas warna
rupa
suara
gerak
baunya
namun waktu takkan nampak
ya.
takkan
kau selalu saja menggertak
menguras aibku
dan sekali lagi aku malu
kau buat sasaran tembak di kepalaku
tembak!
sayang sekali.
kali ini.
tepat
sendiri, yang telah bergantung
pada waktu,
ya.
waktu
aku tertular malu
karena kau tiru
kebiadabanku mengukur waktu
yang tak pernah tepat
meski sekali
ya.
sekali
lama kugaris tepiannya
biar jelas warna
rupa
suara
gerak
baunya
namun waktu takkan nampak
ya.
takkan
kau selalu saja menggertak
menguras aibku
dan sekali lagi aku malu
kau buat sasaran tembak di kepalaku
tembak!
sayang sekali.
kali ini.
tepat
Kamis, 09 Agustus 2012
Minggu, 22 Juli 2012
Tentang Galau
Galau adalah salah satu titik dimana manusia bisa menghasilkan karya.
- Wahyu Langgeng Prastiyo -
- Wahyu Langgeng Prastiyo -
Tentang Cinta
ingat seseorang ketika sebelum dan sesudah tidur? itu artinya Cinta.
- Wahyu Langgeng Prastiyo-
- Wahyu Langgeng Prastiyo-
Tentang Kedewasaan
kedewasaan seseorang dapat diukur dari bagaimana cara seseorang tersebut menyikapi masa lalunya
-Wahyu Langgeng Prastiyo-
-Wahyu Langgeng Prastiyo-
Selasa, 10 Juli 2012
Minggu, 06 Mei 2012
Jangan Pergi Ke Jiran
“ku pergi ke negeri jiran yang kau larang”
Ucapmu lugas membuatku melas,
Melas padamu yang terpaksa naik kelas,
Jadi wakil negara penghasil uang kas
Kau menyeberang tanpa ikhlas
Hati belum kuat, namun kau bilang:
“ aku pantas dan siap tewas!”
Ini bukan sembarang bermain sayang,
Bisa juga nyawamu melayang
Hanya untuk sekering uang
Sejenak berpikirlah dan duduklah disebelah
Biar aku bilang:
“di negeri ini masih banyak celah,
untuk kita cari upah,
dan percayalah,
Indonesia masih cerah,
untuk rakyatnya yang selalu marah.
Namun, jika kau kukuh
Aku hanya bisa melempar keluh”
Ucapmu lugas membuatku melas,
Melas padamu yang terpaksa naik kelas,
Jadi wakil negara penghasil uang kas
Kau menyeberang tanpa ikhlas
Hati belum kuat, namun kau bilang:
“ aku pantas dan siap tewas!”
Ini bukan sembarang bermain sayang,
Bisa juga nyawamu melayang
Hanya untuk sekering uang
Sejenak berpikirlah dan duduklah disebelah
Biar aku bilang:
“di negeri ini masih banyak celah,
untuk kita cari upah,
dan percayalah,
Indonesia masih cerah,
untuk rakyatnya yang selalu marah.
Namun, jika kau kukuh
Aku hanya bisa melempar keluh”
Sabtu, 05 Mei 2012
Kamis, 03 Mei 2012
Jumat, 27 April 2012
5. Puisi Perpisahan Kelas 7E
Pahlawanku
Pahlawanku...
Kaulah yang berjasa bagi kami dan negara ini
semua yang kau punya
Rela kau korbankan bagi bangsa ini
meskipun kau telah tiada sekarang
tetapi namamu akan selalu terkenang di hati kami semua
Pahlawanku...
engkaulah yang telah memerangi
Tindak kejahatan yang telah dilakukan para penjajah
Semasa hidupmu...
Kau ingin sekali menjadikan bangsa ini maju
dan kau ingin rakyat damai dinegara ini
pahlawanku...
kami berterima kasih kepadamu
dan akan selalu mendoakanmu dialam sana
selamat jalan Pahlawanku....
-Alvianto Bagus H.-
Pahlawanku...
Kaulah yang berjasa bagi kami dan negara ini
semua yang kau punya
Rela kau korbankan bagi bangsa ini
meskipun kau telah tiada sekarang
tetapi namamu akan selalu terkenang di hati kami semua
Pahlawanku...
engkaulah yang telah memerangi
Tindak kejahatan yang telah dilakukan para penjajah
Semasa hidupmu...
Kau ingin sekali menjadikan bangsa ini maju
dan kau ingin rakyat damai dinegara ini
pahlawanku...
kami berterima kasih kepadamu
dan akan selalu mendoakanmu dialam sana
selamat jalan Pahlawanku....
-Alvianto Bagus H.-
4. Puisi Perpisahan Kelas 7E
Indonesiaku
Indonesia...
Di situlah aku dilahirkan
Di Situlah aku dibesarkan
Di Situ pula aku belajar
Indonesia...
Pancasila pedoman hidupmu
Bhineka Tunggal Ika Semboyanmu
Dan burung garuda lambang negaramu
Aku ingin indonesia maju
aku ingin indonesia bersatu
demi meraih cita-cita
mencerdaskan anak bangsa
Garudaku...
Terbanglah engkau menembus lagit ke tujuh....
-Cholifatur Rahman-
Indonesia...
Di situlah aku dilahirkan
Di Situlah aku dibesarkan
Di Situ pula aku belajar
Indonesia...
Pancasila pedoman hidupmu
Bhineka Tunggal Ika Semboyanmu
Dan burung garuda lambang negaramu
Aku ingin indonesia maju
aku ingin indonesia bersatu
demi meraih cita-cita
mencerdaskan anak bangsa
Garudaku...
Terbanglah engkau menembus lagit ke tujuh....
-Cholifatur Rahman-
3.Puisi Perpisahan Kelas 7E
Air Matamu
Tanggal 08-03-1999
itulah hari kelahiranku
hari di mana aku hidup di dunia ini
Di mana kau korbankan perjuanagan dan air matamu
Ibuku, air matamu akan selalu ada
dan airmatamu akan selalu aku jaga
agar engkau tak lagi bersedih
apa yang kau rasakan hari itu
adalah yang kurasakan sampai hari ini
ibuku, air matamu itu...
adalah sebuah kebahagiaanmu taau kesedihanmu?
engkau yang selalu ada disamping
menemaniku selalu saat duka maupun suka
semua yang aku rasakan dengan air matamu itu
akan aku rasakan
-Gladia Balinawati-
Tanggal 08-03-1999
itulah hari kelahiranku
hari di mana aku hidup di dunia ini
Di mana kau korbankan perjuanagan dan air matamu
Ibuku, air matamu akan selalu ada
dan airmatamu akan selalu aku jaga
agar engkau tak lagi bersedih
apa yang kau rasakan hari itu
adalah yang kurasakan sampai hari ini
ibuku, air matamu itu...
adalah sebuah kebahagiaanmu taau kesedihanmu?
engkau yang selalu ada disamping
menemaniku selalu saat duka maupun suka
semua yang aku rasakan dengan air matamu itu
akan aku rasakan
-Gladia Balinawati-
2. Puisi Perpisahan Kelas 7E
Mimpi Indah
Ditidurku yang pulas
Membuatku tak ingin bangun
Rasanya seperti nyata
Tetapi hanya rasa
Andai Saja ini benar
apakah Tuhan mengizinkan
Aku tahu ini hanya mimpi
Mimpi Indah yang tak terlupakan
Mungkinkah ini nyata?
Atau hanya sia-sia?
-Melati Sarasati-
Ditidurku yang pulas
Membuatku tak ingin bangun
Rasanya seperti nyata
Tetapi hanya rasa
Andai Saja ini benar
apakah Tuhan mengizinkan
Aku tahu ini hanya mimpi
Mimpi Indah yang tak terlupakan
Mungkinkah ini nyata?
Atau hanya sia-sia?
-Melati Sarasati-
5. Tulis Puisi 8H 2012
Pahlawan Perjuangan
Putih suci hati para pahlawanku
Berani untuk membela kebenaran
Meski bertaruh nyawa yang ada
sungguh mulia ketulusannmu
demi membela negara yang tertindas
kau junjung bumi pertiwimu
demi kemakmuran
kau rela tertindas demi kemakmuran
kau rela tertindas demi keabadian
selama bergilirnya waktu
kau bunuh hari-hari penuh pengorbanan
kau yakini akan pengorbanan itu menjadi pengabdian
Wahai Tuhanku
Dialah pahlawanku
pahlawankulah yang mengharumkan bumi pertiwi ini
menjadikan suasanan negeri menjadi terang kembali
Tuhanku wujudkan semua apa yang aku inginkan
Harumkan nama pahlawanku di sisi-Mu
seperti engkau mengharumkan bumi pertiwiku
karya Rizki Apriani
Putih suci hati para pahlawanku
Berani untuk membela kebenaran
Meski bertaruh nyawa yang ada
sungguh mulia ketulusannmu
demi membela negara yang tertindas
kau junjung bumi pertiwimu
demi kemakmuran
kau rela tertindas demi kemakmuran
kau rela tertindas demi keabadian
selama bergilirnya waktu
kau bunuh hari-hari penuh pengorbanan
kau yakini akan pengorbanan itu menjadi pengabdian
Wahai Tuhanku
Dialah pahlawanku
pahlawankulah yang mengharumkan bumi pertiwi ini
menjadikan suasanan negeri menjadi terang kembali
Tuhanku wujudkan semua apa yang aku inginkan
Harumkan nama pahlawanku di sisi-Mu
seperti engkau mengharumkan bumi pertiwiku
karya Rizki Apriani
4. Tulis Puisi 8H 2012
R.A. Kartini
kau adalah wanita yang perkasa
kau mengoirbankan dirimu untuk para wanita
tanpa kau wanita dipandang rendah oleh pria
namun kau telah menaikkan derajat wanita
kau adalah wanita yang mulia
kau akan selalu ku kenang dihatiku
walaupun kau telah tiada
tapi pengorbananmu tidak akan hilang di telan waktu
karya Safira Nurmalika Aziz
kau adalah wanita yang perkasa
kau mengoirbankan dirimu untuk para wanita
tanpa kau wanita dipandang rendah oleh pria
namun kau telah menaikkan derajat wanita
kau adalah wanita yang mulia
kau akan selalu ku kenang dihatiku
walaupun kau telah tiada
tapi pengorbananmu tidak akan hilang di telan waktu
karya Safira Nurmalika Aziz
Langganan:
Postingan (Atom)
Rabu, 17 Oktober 2012
Gadis Manis Pagi Ini
hai, gadis manis yang masih menutup mata.
tak tahu kah?
bahwa pagi ini tak seindah pagi lalu
ketika kau bermandikan air wudhlu
hai, gadis manis beralis manis.
pergilah dari gelap
tuju lah terang. aku menunggumu.
di titik didih matahari yang hanya satu
jangan menipuku, gadis manis
teropongku berpusat padamu,
aku perhatikan dari lubuk awan
kau selalu bingung dan termenung
terbanglah,
rasakan angin surga yang berhembus
rasakan tulangmu lunglai diarak udara khayangan
gadis manis, basuh indah wajahmu dengan air pagi ini.
setetes dan setetes hingga kau tersadar
-Seulimeum, aceh besar 17 Oktober 2012
tak tahu kah?
bahwa pagi ini tak seindah pagi lalu
ketika kau bermandikan air wudhlu
hai, gadis manis beralis manis.
pergilah dari gelap
tuju lah terang. aku menunggumu.
di titik didih matahari yang hanya satu
jangan menipuku, gadis manis
teropongku berpusat padamu,
aku perhatikan dari lubuk awan
kau selalu bingung dan termenung
terbanglah,
rasakan angin surga yang berhembus
rasakan tulangmu lunglai diarak udara khayangan
gadis manis, basuh indah wajahmu dengan air pagi ini.
setetes dan setetes hingga kau tersadar
-Seulimeum, aceh besar 17 Oktober 2012
Selasa, 11 September 2012
Tertular Malu
menghitung untukku
sendiri, yang telah bergantung
pada waktu,
ya.
waktu
aku tertular malu
karena kau tiru
kebiadabanku mengukur waktu
yang tak pernah tepat
meski sekali
ya.
sekali
lama kugaris tepiannya
biar jelas warna
rupa
suara
gerak
baunya
namun waktu takkan nampak
ya.
takkan
kau selalu saja menggertak
menguras aibku
dan sekali lagi aku malu
kau buat sasaran tembak di kepalaku
tembak!
sayang sekali.
kali ini.
tepat
sendiri, yang telah bergantung
pada waktu,
ya.
waktu
aku tertular malu
karena kau tiru
kebiadabanku mengukur waktu
yang tak pernah tepat
meski sekali
ya.
sekali
lama kugaris tepiannya
biar jelas warna
rupa
suara
gerak
baunya
namun waktu takkan nampak
ya.
takkan
kau selalu saja menggertak
menguras aibku
dan sekali lagi aku malu
kau buat sasaran tembak di kepalaku
tembak!
sayang sekali.
kali ini.
tepat
Kamis, 09 Agustus 2012
Minggu, 22 Juli 2012
Tentang Galau
Galau adalah salah satu titik dimana manusia bisa menghasilkan karya.
- Wahyu Langgeng Prastiyo -
- Wahyu Langgeng Prastiyo -
Tentang Cinta
ingat seseorang ketika sebelum dan sesudah tidur? itu artinya Cinta.
- Wahyu Langgeng Prastiyo-
- Wahyu Langgeng Prastiyo-
Tentang Kedewasaan
kedewasaan seseorang dapat diukur dari bagaimana cara seseorang tersebut menyikapi masa lalunya
-Wahyu Langgeng Prastiyo-
-Wahyu Langgeng Prastiyo-
Selasa, 10 Juli 2012
Minggu, 06 Mei 2012
Jangan Pergi Ke Jiran
“ku pergi ke negeri jiran yang kau larang”
Ucapmu lugas membuatku melas,
Melas padamu yang terpaksa naik kelas,
Jadi wakil negara penghasil uang kas
Kau menyeberang tanpa ikhlas
Hati belum kuat, namun kau bilang:
“ aku pantas dan siap tewas!”
Ini bukan sembarang bermain sayang,
Bisa juga nyawamu melayang
Hanya untuk sekering uang
Sejenak berpikirlah dan duduklah disebelah
Biar aku bilang:
“di negeri ini masih banyak celah,
untuk kita cari upah,
dan percayalah,
Indonesia masih cerah,
untuk rakyatnya yang selalu marah.
Namun, jika kau kukuh
Aku hanya bisa melempar keluh”
Ucapmu lugas membuatku melas,
Melas padamu yang terpaksa naik kelas,
Jadi wakil negara penghasil uang kas
Kau menyeberang tanpa ikhlas
Hati belum kuat, namun kau bilang:
“ aku pantas dan siap tewas!”
Ini bukan sembarang bermain sayang,
Bisa juga nyawamu melayang
Hanya untuk sekering uang
Sejenak berpikirlah dan duduklah disebelah
Biar aku bilang:
“di negeri ini masih banyak celah,
untuk kita cari upah,
dan percayalah,
Indonesia masih cerah,
untuk rakyatnya yang selalu marah.
Namun, jika kau kukuh
Aku hanya bisa melempar keluh”
Sabtu, 05 Mei 2012
Kamis, 03 Mei 2012
Jumat, 27 April 2012
5. Puisi Perpisahan Kelas 7E
Pahlawanku
Pahlawanku...
Kaulah yang berjasa bagi kami dan negara ini
semua yang kau punya
Rela kau korbankan bagi bangsa ini
meskipun kau telah tiada sekarang
tetapi namamu akan selalu terkenang di hati kami semua
Pahlawanku...
engkaulah yang telah memerangi
Tindak kejahatan yang telah dilakukan para penjajah
Semasa hidupmu...
Kau ingin sekali menjadikan bangsa ini maju
dan kau ingin rakyat damai dinegara ini
pahlawanku...
kami berterima kasih kepadamu
dan akan selalu mendoakanmu dialam sana
selamat jalan Pahlawanku....
-Alvianto Bagus H.-
Pahlawanku...
Kaulah yang berjasa bagi kami dan negara ini
semua yang kau punya
Rela kau korbankan bagi bangsa ini
meskipun kau telah tiada sekarang
tetapi namamu akan selalu terkenang di hati kami semua
Pahlawanku...
engkaulah yang telah memerangi
Tindak kejahatan yang telah dilakukan para penjajah
Semasa hidupmu...
Kau ingin sekali menjadikan bangsa ini maju
dan kau ingin rakyat damai dinegara ini
pahlawanku...
kami berterima kasih kepadamu
dan akan selalu mendoakanmu dialam sana
selamat jalan Pahlawanku....
-Alvianto Bagus H.-
4. Puisi Perpisahan Kelas 7E
Indonesiaku
Indonesia...
Di situlah aku dilahirkan
Di Situlah aku dibesarkan
Di Situ pula aku belajar
Indonesia...
Pancasila pedoman hidupmu
Bhineka Tunggal Ika Semboyanmu
Dan burung garuda lambang negaramu
Aku ingin indonesia maju
aku ingin indonesia bersatu
demi meraih cita-cita
mencerdaskan anak bangsa
Garudaku...
Terbanglah engkau menembus lagit ke tujuh....
-Cholifatur Rahman-
Indonesia...
Di situlah aku dilahirkan
Di Situlah aku dibesarkan
Di Situ pula aku belajar
Indonesia...
Pancasila pedoman hidupmu
Bhineka Tunggal Ika Semboyanmu
Dan burung garuda lambang negaramu
Aku ingin indonesia maju
aku ingin indonesia bersatu
demi meraih cita-cita
mencerdaskan anak bangsa
Garudaku...
Terbanglah engkau menembus lagit ke tujuh....
-Cholifatur Rahman-
3.Puisi Perpisahan Kelas 7E
Air Matamu
Tanggal 08-03-1999
itulah hari kelahiranku
hari di mana aku hidup di dunia ini
Di mana kau korbankan perjuanagan dan air matamu
Ibuku, air matamu akan selalu ada
dan airmatamu akan selalu aku jaga
agar engkau tak lagi bersedih
apa yang kau rasakan hari itu
adalah yang kurasakan sampai hari ini
ibuku, air matamu itu...
adalah sebuah kebahagiaanmu taau kesedihanmu?
engkau yang selalu ada disamping
menemaniku selalu saat duka maupun suka
semua yang aku rasakan dengan air matamu itu
akan aku rasakan
-Gladia Balinawati-
Tanggal 08-03-1999
itulah hari kelahiranku
hari di mana aku hidup di dunia ini
Di mana kau korbankan perjuanagan dan air matamu
Ibuku, air matamu akan selalu ada
dan airmatamu akan selalu aku jaga
agar engkau tak lagi bersedih
apa yang kau rasakan hari itu
adalah yang kurasakan sampai hari ini
ibuku, air matamu itu...
adalah sebuah kebahagiaanmu taau kesedihanmu?
engkau yang selalu ada disamping
menemaniku selalu saat duka maupun suka
semua yang aku rasakan dengan air matamu itu
akan aku rasakan
-Gladia Balinawati-
2. Puisi Perpisahan Kelas 7E
Mimpi Indah
Ditidurku yang pulas
Membuatku tak ingin bangun
Rasanya seperti nyata
Tetapi hanya rasa
Andai Saja ini benar
apakah Tuhan mengizinkan
Aku tahu ini hanya mimpi
Mimpi Indah yang tak terlupakan
Mungkinkah ini nyata?
Atau hanya sia-sia?
-Melati Sarasati-
Ditidurku yang pulas
Membuatku tak ingin bangun
Rasanya seperti nyata
Tetapi hanya rasa
Andai Saja ini benar
apakah Tuhan mengizinkan
Aku tahu ini hanya mimpi
Mimpi Indah yang tak terlupakan
Mungkinkah ini nyata?
Atau hanya sia-sia?
-Melati Sarasati-
5. Tulis Puisi 8H 2012
Pahlawan Perjuangan
Putih suci hati para pahlawanku
Berani untuk membela kebenaran
Meski bertaruh nyawa yang ada
sungguh mulia ketulusannmu
demi membela negara yang tertindas
kau junjung bumi pertiwimu
demi kemakmuran
kau rela tertindas demi kemakmuran
kau rela tertindas demi keabadian
selama bergilirnya waktu
kau bunuh hari-hari penuh pengorbanan
kau yakini akan pengorbanan itu menjadi pengabdian
Wahai Tuhanku
Dialah pahlawanku
pahlawankulah yang mengharumkan bumi pertiwi ini
menjadikan suasanan negeri menjadi terang kembali
Tuhanku wujudkan semua apa yang aku inginkan
Harumkan nama pahlawanku di sisi-Mu
seperti engkau mengharumkan bumi pertiwiku
karya Rizki Apriani
Putih suci hati para pahlawanku
Berani untuk membela kebenaran
Meski bertaruh nyawa yang ada
sungguh mulia ketulusannmu
demi membela negara yang tertindas
kau junjung bumi pertiwimu
demi kemakmuran
kau rela tertindas demi kemakmuran
kau rela tertindas demi keabadian
selama bergilirnya waktu
kau bunuh hari-hari penuh pengorbanan
kau yakini akan pengorbanan itu menjadi pengabdian
Wahai Tuhanku
Dialah pahlawanku
pahlawankulah yang mengharumkan bumi pertiwi ini
menjadikan suasanan negeri menjadi terang kembali
Tuhanku wujudkan semua apa yang aku inginkan
Harumkan nama pahlawanku di sisi-Mu
seperti engkau mengharumkan bumi pertiwiku
karya Rizki Apriani
4. Tulis Puisi 8H 2012
R.A. Kartini
kau adalah wanita yang perkasa
kau mengoirbankan dirimu untuk para wanita
tanpa kau wanita dipandang rendah oleh pria
namun kau telah menaikkan derajat wanita
kau adalah wanita yang mulia
kau akan selalu ku kenang dihatiku
walaupun kau telah tiada
tapi pengorbananmu tidak akan hilang di telan waktu
karya Safira Nurmalika Aziz
kau adalah wanita yang perkasa
kau mengoirbankan dirimu untuk para wanita
tanpa kau wanita dipandang rendah oleh pria
namun kau telah menaikkan derajat wanita
kau adalah wanita yang mulia
kau akan selalu ku kenang dihatiku
walaupun kau telah tiada
tapi pengorbananmu tidak akan hilang di telan waktu
karya Safira Nurmalika Aziz
Langganan:
Postingan (Atom)







